Nabire, 31 Oktober 2025
MONITORING DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG DAN
INSPEKTORAT KABUPATEN NABIRE KE DISTRIK TELUK UMAR
Jumat, 24 Oktober 2025 Tim monitoring Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemeberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Nabire Bpk. Pilemon Madai, S.Th, M.Th melakukan monitoring ke Distrik Teluk Umar. Tim monitoring terdiri dari DPMK 6 orang, Inspektorat 1 orang, Tenaga Ahli Kabupaten 2 orang dan 1 orang PD.
Pukul 09.20.00 WIT Tim
berangkat dari pantai Kalibobo menuju Distrik
Teluk Umar. Perjalanan kami menggunakan speed boad dengan kekuatan 2 ejin (2 mesin
tempel 40 PK). Disepanjang perjalanan kami disajikan panorama laut yang begitu
indah dan gugusan pulau pulau kecil yang sangat memukau, tak terasa sudah hampir
3 jam kami diatas laut biru yang terbentang luas, daratan pun hampir tak
kelihatan hanya terdengar suara mesin dan desiran air laut disertai cakap cakap
kami yang terkadang membela tawa-ria.
Akhirnya, perjalanan kami sudah
hampir tiba, dari kejauhan terlihat gunung gunung yang hijau menjulang, dataran
lembah yang hijau membentang itulah kampung goni – kampung yang terakhir dan terjauh
di arah barat kabupaten nabire yang berbatasan dengan Kabupaten Teluk Wondama Wasior
Provinsi Papua Barat.
Tepat pukul 13.09.00 WIT kami
mendaratkan speed boad kami dipantai kampung goni. Kami-pun disambut oleh
aparat pemerintahan kampung goni menuju balai kampung. Dari balai kampung kami
melanjutkan perjalan menuju rumah kediaman kepala desa goni karena balai
kampung untuk sementara tidak dapat digunakan.
TAHAPAN MONITORING
Dalam arahannya kepala dinas
PMK menyampaikan beberapa hal diawali dengan beberapa pertanyaan diantaranya :
1. Apakah
Dana Desa sudah diantar dan diserahkan didepan masyarakat kampung goni dalam
keadaan utuh ?
2. Apakah
BLT sudah diterima masyarakat penerima manfaat ?
Dari dua pertanyaan ini
langsung dijawab oleh semua masyarakat bahwa dana desa sudah diantar dan diserahakan
didepan masyarakat demikian juga Bantuan Langsung Tunai.
Lebih lanjut dalam arahannya
kepala dinas PMK menyampaikan agar dana desa digunakan sesuai peruntukannya dan
sesuai RAB yang ada karena ini adalah instruksi Bupati untuk mengawal dengan
baik dana desa agar dapat mensejahterakan masyarakat. Dalam penekannya beliau
harapkan agar jangan menyalagunakan/menyelewengkan anggaran dana desa, sebab
jika kepala kampung menyalagunakan pasti akan berurusan dengan pihak berwajib. Itu
sebabnya kehadiran kami DPMK disini adalah untuk mengawal, membina, memberdayakan
masyarkat kampung agar dapat melaksankan dan mengunakan dana desa dengan baik.
Demikian juga yang disampaikan
oleh ibu Monika maniawasi dari Inspektorat sebagai dinas terkait yang langsung
memriksa dana desa ketika disalahgunakan. Dalam arahannya beliau menenkankan
bahwa ketika terjadi penyelewengan anggran maka atas dasar rekomendasi Dinas
Pemeberdayaan kampung kami akan turun untuk melakukan audit.olehnya untuk
mencegah hal ini terjadi sebagaimana yang disampaikan bpk kepala dinas bahwa
kami hadir disini atas perintah bupati untuk melakukan monitoring dan
pembinaan.
Setelah beberapa arahan dari
kepala dinas dan inspektorat dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen kampung
APBK, RAB, dan SPP. Selanjutnya Tim melakukan pemeriksaan pisik pembangunan
yang sudah dikerjakan di Tahap I.
Pembangunan Rumah Sehat 3 unit untuk tiga kepala keluarga. Dengan pembagian di tahap I dibelanjakan material: pasir, batu pondasi/kali, batu tela dan balok. Dan akan dikerjakan dengan mengunakan DD tahap II tahun anggaran 2025.
2. Pengadaan
Alat Tangkap Nelayan : motor tempet 15 PK 2 Unit, (DD) Dalam proses
3.
Fiber
3 Unit (DD) Dalam Proses
4. 1 Unit
Motor Tempel 40 PK ( Dana BHP).Dalam Proses
Setelah selesai melakukan
monitoring Tim melanjutkan perjalan ke kampung Yeretuar. Perjalan dari kampung
goni menuju kampung Yeretuar memakan waktu ± 25 menit.
Distrik Teluk Umar ada 4
kampung yang letaknya dipesisr pantai yang kehidupan hari harinya adalah meramu,
nelayan, berburu dan bertani.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar